SingoSongo: 27 Musisi dan Penyanyi Legendaris Terbaik Indonesia Sepanjang Masa

October 31, 2021 0 By Mila Karmilla

27 Musisi dan Penyanyi Legendaris Terbaik Indonesia Sepanjang Masa!! | Dunia Permusikan Indonesia tak lagi diragukan lagi bagusnya, baik di era dulu maupun era sekarang. Dan sekarang semakin banyak bermunculan musisi dan penyanyi Indonesia yang masih muda dan berbakat bahkan sampai namanya berkembang go Internasional.Indonesia telah melahirkan beratus ratus penyanyi, musisi dan penyanyi legendaris terbaik Indonesia sepanjang masa hingga sekarang, bahkan diantaranya sampai merajai Internasional.

Nama nama yang melegendaris dan beken dari berbagai jaman seperti Koes Plus, Ebiet G ade, IwanFals, Ariel, Agnes Monica dan masih banyak lagi, tak diragukan lagi kualitasnya di duniapermusikan Indonesia. Melihat nama nama tersebut berasal dari berbagaiperiode, maka dapat disimpulkan bahwa Indonesia takkan pernah habis dutadutanya di dunia musik, dan yang pastinya akan bisa menjadi musisi dan penyanyi legendaris terbaik indonesia sepanjang masa. Berikut 27 Musisi dan Penyanyi Legendaris Terbaik Indonesia Sepanjang Masa di susun berdasarkan alphabetical order bukan dari peringkat :1. Ahmad Dhani (26 Mei 1972)

Personal yang sangat kontroversi, pentolan Dewa ini selalu membuatpro-kontra. Bongkar pasang anggota band, eksperimentasi sound, hinggamenulis lirik yang sering mengutip kata-kata mutiara dari tokohterkenal. Tapi banyak juga yang memujinya, terutama dalam mengenduswarna musik yang bakal ngetop.

Album Fenomenal : Dewa 19 (1992), Terbaik-terbaik (1997), Bintang Lima (2000). Lagu Terbaik : Kangen, Kirana, Roman PicisanPengaruh : Reza, Tere.2. A.Riyanto (23 November 1943 – 17 Juni 1994)

Telah banyak lagu yang lahir dari tangan ayah dari Lisa A. Riyanto ini. Salah satu tonggak music pop Indonesia yang berhasil menghantar belasanpenyanyi top era 70-80 an ke dapur rekaman antara lain: Tety Kadi(Teringat Selalu), Ernie Djohan (Teluk Bayur), Rafika Duri (HatiTertusuk Duri), Jamal Mirdad adalah temuan terakhirnya yang diorbitkanlewat album Hati Seputih Salju.

Karya Fenomenal : Mimpi Sedih, Layu Sebelum Berkembang, Mawar Berduri. Pengaruh : Tetty Kadi, Vivi Sumanti, Jamal Mirdad.3. Benyamin S (5 Maret 1939 – 5 September 1995)

Satu-satunya seniman musik Betawi yang bisa diterima di semua kalangan. Totalitasnya membuat kesenian Gambang Kromong naik gengsi. Bang Benpanggilan akrabnya. bukan cuma piawai mengumbar lagu jenaka, tapiberakting di pita seluloid ia sangat jago.

Album Fenomenal : Kompor Mledug, Lampu Merah, Tukang Kredit. Lagu Terbaik : Si Jampang, Ondel-Ondel, Nonton Cokek. Pengaruh : Beib Benyamin, Naif, Harapan Jaya, Mandra, Doel Sumbang.4. Chica Koeswoyo (1 Mei 1968)

Jauh sebelum Joshua “mengobok-obok” panggung rekaman anak-anak,generasi ketiga Koeswoyo ini adalah pionir yang membuka peluangpenyanyi cilik sebagai primadona di tahun 70-an. Berkat kesuksesanya(ingat, jaman itu hanya 1 televisi) hampir tak ada pemusik yang takmengorbitkan anak-anaknya sebagai penyanyi. Pada jamannya, lirik laguanak-anak terdengar sederhana dan gampang dihafal, tidak sok tau kayaksekarang.

Album Fenomenal : HellyPengaruh : Sari Koeswoyo, Adi Bing Slamet dan penyanyi cilik sesudahnya.5. Chrisye (16 September 1949 – 30 Maret 2007)

Pemusik Indonesia yang dilahirkan dengan nama Christian Rahadi yang lebih dikenal dengan nama panggung Chrisye, merupakan seorang penyanyi dan pencipta lagu asal Indonesia. Dia menjadi tertarik dengan musik saat masih muda dan memulai kariernya menjadi bassist dalam anggota band Gipsy.Penyanyi kelahiran Jakarat,16 September 1949 ini terangkat namanya di duniamusik Indonesia melalui lagunya yang berjudul “Lilin Lilin Kecil”. Musisi dan penyanyi legendaris terbaik indonesia sepanjang masa

ini, banyak lagu lagunya yang dirilis dan di aransement oleh banyak penyanyi. 6. Ebiet G Ade (21 April 1954)

Generasi sekarang mengenalnya sebagai penyanyi theme-song sinetronmelodramatic seperti Aku Ingin Pulang, Camelia. Tapi sebenarnya peranpenyanyi yang bernama asli Abdul Gafar Abdullah ini lebih jauh lagi mengenalkan penulisan lirik yang nyes & kontemplatif. “Coba KitaBertanya Pada Rumput Yang Bergoyang” misalnya, adalah ide yang dipetikdari lagunya berjudul “Berita Kepada Kawan”.

Album Fenomenal : Camelia I (1979), Camelia II (1979)Lagu Terbaik : Lagu Untuk Sebuah Nama, Berita Kepada Kawan. Pengaruh : Jamal Mirdad, Katon Bagaskara.7. Elfa Secioria (20 Februari 1959 – 8 Januari 2011)

Alam memberinya talenta dan Elfa menggosoknya dengan luar biasahingga dijuluki jawara festival. Sejak membentuk Sonata 47 bareng EddyKaramoy, Elfa adalah dunia latin dengan segala asesorisnya di Indonesia.Rumahnya penuh sesak oleh penghargaan yang disabet dari berbagai ajangdomestic dan internasional. Bos EMS (Elfa’s Music School) juga merambahbisnis waralaba di sepuluh kota Indonesia.

Pengaruh : Indonesia 6, Yovie Widianto, Elfa’s Singer, Iwan Wiradz, Hentriessa Band, Sherina, Andien, Kahitna8. Fariz RM (5 Januari 1959)

Multi instrumentalis, Penyanyi, Penulis Lirik yang melahirkan 15 Albumsolo dan 58 album kolaborasi, dengan berbagai formasi band. Tapi, bukanproduktivitasnya yang menjadikan Fariz salah satu sosok pentingperjalanan music pop Indonesia. Konsep pemikirannya dianggap ikutmemoles wajah music kita. Maka, tak ada yang risih untuk mengakui bahwabule, panggilan akrabnya, memang seorang jenius.

Album Fenomenal : Sakura (1980), Panggung Perak (1981), Living In The Western World (1988)Lagu Terbaik : Samura, Barcelona, Nada Kasih (Duet dengan Neno Warisman)Pengaruh : Dewa, KLa Project, Jikustik, Base Jam9. Godbless (Aktif Sejak 1973)

Salah satu grup hard rock tertua di Indonesia yang resminya belumbubar, tapi eksistensinya sekarang samar-samar. Menjadi opening actketika Deep Purple manggung pertama kali di Jakarta, 1975. Band yangdimotori Ahmad Albar (vocal), Ian Antono (gitar) ini menjadi patronkelompok-kelompok rock yang terbentuk belakangan-terutama “alumnus”Festival Rock yang rutin diselenggarakan oleh Log Zhelebour.

Album Fenomenal : Cermin (1982), Semut-Semut Hitam (1987). Lagu Terbaik : Huma Di Atas Bukit (dari film Laela Majemun, 1976), Semut Hitam, Rumah Kita. Pengaruh : Grass Rock, Edane, Boomerang, Jamrud.10. Gombloh (14 Juli 1948 – 9 Januari 1988)

Lahir dengan nama Sudjarwo Sumarsono, pentolan grup Balada Lemon Trees(bersama Leo Kristi & Franky Sahilatua) ini mendadak menjadi popicon setelah lagu solonya “Kugadaikan Cintaku” yang genit-lucu meledakdi pertengahan tahun 80-an. Namun Gombloh yang juga piawai menulis syairtentang lingkungan hidup, akan terus dikenang berkat lagu kebangsaaninformal yang diciptakannya “Kebyar Kebyar” dengan kekuatan syairyang sulit dicari tandingannya “Indonesia, Merah Darahku, PutihTulangku..”

Album Fenomenal : Kebyar KebyarLagu Terbaik : Kebyar Kebyar, Ranu Pane, Kugadaikan Cintaku. Pengaruh : Tyas Drastistiana, Ully Sigar Rusadi, Lab Musik Jakarta.11. Guest Band

Inilah salah satu meteor dalam orbit music Indonesia. Terlihat sesaat,sebelum menghilang. Kelompok ini cuma menghasilkan album mini berjudul“Tak Kan”. Tapi jejak yang ditinggalkannya amat berarti bagiperkembangan music Rap, R&B, serta Hip-Hop. Dalam salah satulagunya, “It’s Gonna Get Better”, terdapat nama yang sekarang dikenalsebagai pelopor Rap lokal Iwa K. Sebagai mantan personelGuest sepertiTori, Nti, Yudis, mendirikan Gust Music yang mengkhususkan padaproduksi album Rap dan R&B.

Pengaruh : Iwa K, Melly Manuhutu, Sania, Dewi Sandra.12. Harry Roesli (10 September 1951 – 11 Desember 2004)

Raja plesetan, jagoan kritik dengan syair-syair konyol setajam belati. Bahkan di depan mantan presiden Abdurrahman Wahid di hari kemerdekaantahun 2001 lalu, Harry dengan entengnya mengimprovisasi lagu GarudaPancasila. Toh meskipun harus minta maaf di media massa, prestise doctormusic jebolan Hilversum, Belanda & motor DKSB (Depot Kreasi SeniBandung) ini tak berkurang sedikitpun. Apalagi ia juga jago menuliskolom.

Album Fenomenal : Titik Api (1976), Opera Ken Arok (1977), Gadis Plastik (1978). Pengaruh : DKSB, Doel Sumbang, Java Jive, Protonema.13. Ian Antono (29 Oktober 1950)

Dewa gitar yang telah menggarap tak kurang dari 125 album dari berbagaijenis music, termasuk dangdut. Kelompok Gong 2000 yang dibentuknyasetelah cabut dari Godbless memperlihatkan kedekatannya pada kulturBali. Selain sebagai gitaris, Ian juga diakui sebagai peñata musik yangbertangan dingin. Sejumlah rocker papan atas Indonesia pernah mengalamipolesannya, bahkan juga untuk musisi sekelas Iwan Fals.

Share Button