Kilas Balik Group Rock Indonesia Di Era 80- 90an (1)

October 31, 2021 0 By Mila Karmilla

Barang kali yang baru lahir di sekitar tahun 1990 tentu sama sekali belum merasakan dahsyat nya musik rock Indonesia pada waktu itu, Memang semenjak kecil saya paling suka musik rock,yang bagi saya musik rock itu musik yang megah,indah dan berskill tinggi. Band rock Indonesia sebut saja God Bless,Grass Rock,Elpamas,Rolland Band,Power Metal,Gong 2000,Andromedha,Kaisar,Slank,WhizzKid,Edane,U Camp.VooDoo,Boomerang dan Power Slave saat itu menjadi Ikon musik rock Indonesia.

God Bless yang pada waktu itu digawangi oleh Ahmad Albar(vocal) Ian Antono(gitar) Dony Fatah(bas) Yockie Suryoprayogo(keyboard) dan Tedy Sujaya(drum) di tahun 1988 mampu membuat torehan sejarahmusik rock di Indonesia lewat album Semut Hitam yang menghasilkan hits seperti “Kehidupan”,”Rumah Kita” dan “Semut Hitam” Album ini merupakan Album yang paling laris dibandingkan album album sebelum nya seperti  album God Bless(1975) dan Cermin(1980).

Di album ini, terjadi lagi perubahan konsep musik God Bless. Dari yangtadinya lebih bernuansa rock progresif secara drastis berubah menjadisedikit lebih keras dengan adanya pengaruh musik hard rock dan heavymetal, disamping unsur komersil untuk mempertimbangkan selera pasar. Pundemikian, kualitas musiknya masih tetap kental dipertahankan. Album inijuga menjadi inspirasi anak muda agar dapat terus berkarya dalam bidangmusik rock.

Namun, setelah album Semut Hitam keluar, Ian Antono menyatakan keluar dari formasi God Bless. Posisinya kemudian digantikan oleh gitaris muda berbakat, Eet Sjahranie. Setelah masuknya dia, pada tahun 1989 dirilislah album berjudul Raksasa dengan hits Menjilat Matahari, Maret 1989, atau Misteri. Eet berhasil me-refresh sound gitar Ian Antono dan menjadikan God Bless lebih agresif. Ian Antono sendiri, setelah keluar dari God Bless terhitung sukses merintis karier solo sebagai pencipta lagu, aranjer dan produser

Grass Rock.,Awalnya berdiri  di Surabaya, 4 Mei 1984, Grass Rockdiperkuat oleh Hari (vokal), Mando (kibor), Harto (gitar), Yudhie(bas), dan Rere (dram). Band ini kemudian sering mengusung lagu-lagumilik Yes, sehingga sering dijuluki sebagai Yes-nya Indonesia. Di tahunyang sama mereka kemudian mengikuti festival rock itu tapi gagal menjadi juara. Grass Rock telah merilis empat album Anak Rembulan (1990), Bulan Sabit (1992), Grass Rock (1994), Menembus Zaman (1999), dan satu single Rock Kemanusiaan “Prasangka”. Setelah ditinggal Dayan yang meninggal 1999, Grass Rock tingga Mando (kibor), Edi Kemput (gitar), Yudi (bas), dan Rere (dram).

Elpamas,group rock dari kota Malang  mulai memperlihatkan talentanya sebagai grup rock yang layakdiperhitungkan saat mereka berhasil merebut gelar Juara III di “FestivalRock Se-Indonesia” tahun 1984. Bahkan saat event tersebut digelar lagipada tahun 1985 dan 1986, Elpamas yang waktu itu diperkuat oleh DollahGowi (vokal), Toto Tewel (gitar), Didiek Sucahyo (bas), Edi Daromi(kibor) dan Rastato mampu meraih predikat Juara I selama dua kaliberturut-turut. Sementara Toto Tewel, juga mampu mengantongi gelarsebagai gitaris terbaik.

Karier Elpamas kemudian semakin terasah dengan seringnya mereka tampil di pentas-pentas musik besar, antara lain mendampingi God Bless pada “Tour Raksasa Gudang Garam”, tahun 1989Di dunia rekaman, nama Elpamas juga mampu mencatat prestasi yangcukup lumayan. Salah satu lagunya, yaitu Pak Tua menjadi tembang klasikmereka yang mungkin paling dikenal masyarakat. Tembang karya Pitat Haeng(nama samaran yang digunakan Iwan Fals)yang termuat di album Tato tersebut konon mampu mendongkrak penjualanalbumnya hingga mencapai angka 5 keping. Sebuah jumlah yang menyedihkanpada masa itu. Itupun dibeli oleh orang tuanya masing-masing. Lagu itu sendiri — yang bercerita tentang seorang penguasa yang sudahtua tapi belum mau pensiun — sempat dicekal, tidak boleh ditayangkan diTV. Pasalnya, liriknya dianggap telah menyinggung penguasa orde baru.

 Rolland Band merupakan grup musik rock era tahun 80an akhir yangbermarkas di Jogja. Saat itu group ini beralamat di Jl. Wakhid HasyimNo.119 Yogyakarta. Dari gayanya bisa dibilang grup ini Judas PriestnyaIndonesia. Tidak kalah dengan gayanya, lagu-lagunyapun bernuansa alaJudas Priest seperti lagu yang berjudul Teror. Rolland terdiri dari Petrus S., – (Vocalis), Ivan S., Bento Jepang –(Lead Guitar), Lugudz Nugroho – (Bass/Vocal), dan Yoyok – (Drum). Mungkin banyak orang tidak mengenal grup ini. Padahal saat itu grup inisangat menjanjikan. Dengan suara lengkingan vokalisnya seperti dalamlagu “Roda Kehidupan” sungguh cirikhas rock kentara banget dalam bandini.

Rolland Band dengan mengusung musik Heavy metal pernah menjadi juarapertama sekaligus berpenampilan terbaik dalam festival heavy Metal yangdiselenggrakan oleh sebuah majalah musik ibukota (majalah Vista),Jakarta 1986. Satu-satunya band daerah yang dengan gemilang sanggupberbicara banyak di setiap jelajah panggungnya.

Ketika itu mereka mengungguli Slank (Jakarta) yang hanya berhasilmerebut juara harapan III. Kini, Kaka dkk (Slank) kini sudah “merajai”mainstream musik cadas dan makin kokoh di ladang industri musikIndonesia. Ini lah yang membuat Billboard memberi kesempatan untuk album perdana berjudul “Gigolo”.

 Beberapa lagu seperti “Gigolo”, “Teror”, dan “Percakapan Satu Kamar”,bisa diterima publik karena familier di telinga, bahkan bagi kalanganawam sekalipun.

Sayang, karena masalah internal, Rolland Band pun bubar pada pertengahan1989. Kenyataan pahit itu, memaksa para personelnya harus mencari jalanhidup sendiri-sendiri. salah satunya dengan terbentuknya band Rolander.

Power Metal,group rock dari Surabaya ini adalah pemenang Festival Rock se-Indonesia V (1989) versi Log Zhelebour. Sebagai promotor merangkap produser, Log Zhelebour memang belummenjanjikan grup band juara pertama Festival Rock se-Indonesia langsungteken kontrak rekaman album, baru sebatas direkam di album kompilasi 10Finalis Festival Rock se-Indonesia V, tapi mereka dijanjikan ikut tour10 kota, kebetulan waktu itu Log mempersiapkan pagelaran Tour Rakasasa God Bless(1990).

Usai mengikuti tour, akhirnya tawaran rekaman datang dari Log Zhelebour. Dengan formasi Arul(vokal), Ipunk (gitar), Prass Haddy (bas), Raymond Ariasz (kibor), danMugix Adam (dram), Power Metal berhasil merampungkan album perdananyadiberi judul Power One (1991), yang dirilis dibawah bendera LogissRecords.

Lewat debut albumnya ini, Power Metal langsung melesat ke putaranorbit grup rock papan atas. Mereka mulai diperhitungkan, setidaknyapopularitas Power Metal sudah sejajar dengan band seniornya alumniFestival Rock se-Indonesia, seperti Elpamas dan Grass Rock.

Album Power One mendapat sambutan menggembirakan dari rockers mania. Album ini sendiri melahirkan sejumlah hits, diantaranya Angkara, SatuJiwa, Pengakuan dan Bayangan Dirimu. Di samping dua lagu lainnya, yakniMalapetaka dan Cita Yang Tersita. Kesuksesan album ini membuat Power Metal diganjar penghargaan sebagaiPendatang Baru Terbaik di ajang BASF Awards 1991. Angka penjualan kasetalbum Power One sendiri waktu itu laku di atas 300 ribu kopi. Sebuahangka penjualan yang cukup fantastik untuk sebuah grup rock beraliranheavy metal. Sementara grup rock yang bisa menembus angka itu baru GodBless, lewat album Semut Hitam (1989).

Sukses album pertama, Power Metal kembali menanda-tangani kontrakuntuk album kedua. Di tengah persiapan album kedua, Ipunk mengundurkandiri, dan posisinya digantikan Lucky Setyo W, gitaris Andromedha RockBand yang juga The best guitaris di Festival Rock se-Indonesia V. Albumkedua berjudul Power Mission dirilis pada tahun 1992, diikuti albumPower Demons (1993), Serigala (1995), dan Pesta Dansa (1996). Perubahan personel terjadi lagi. Raymond dan Mugix mundur. Sementaraitu Power Metal harus dikejar target menyiapkan album baru lagi. Untukmengisi kekosongan itu, akhirnya ditariklah Ekko Dinaya (drummer) danJames Ireng (kibor). Album Peace,Love & War (1998) dirilis. Sayang,album ini lagi-lagi kurang mujur di pasaran walau secara musikalitasbagus.

 Gong 2000 adalah grup musik beraliran rock yang digawangi Ian Antono(gitar), Yaya Muktio (drum), Harry Anggoman (keyboard), dan Donny Fatah(bas) dengan vokalis Ahmad Albar Band ini didirikan pada awal 90-an. Bisa dikatakan bahwa Gong 2000 adalah miniatur dari God Bless  karena sebagian besar personelnya adalah juga personel God Bless.

 Selama kariernya Gong 2000 telah menghasilkan “Bara Timur (1991), albumganda mereka Gong Live In Jakarta (1992), album kedua, Laskar (1993),dan album terakhir mereka, Prahara (1998)”. Penampilan kelompok iniditutup pada akhir tahun 2000, 31 Desember di pantai Bende, Ancol,Jakarta Utara, menampilkan bintang tamu Amy Search dan penyanyi Singapura, Ramli.

Share Button