Category: Music

6 Musisi dan Penyanyi Jazz Indonesia yang Paling Populer

November 1, 2021 0

5 Penyanyi dan Musisi Jazz Indonesia Terpopuler

Penyanyi Jazz Indonesia – Jazz merupakan salah satu genre musik yang populer dan banyak kalangan yang menggemarinya. Bahkan, ada yang bilang Jazz adalah jenis musik “papan atas” karena keeleganan kualitas musiknya. Walaupun menurut pengertian seni musik dan sejarahnya genre ini berasal dari Amerika.

Namun banyak juga musisi atau penyanyi jazz Indonesia yang menghasilkan karya fenomenal dari musik Jazz. Yuk kita berkenalan dengan mereka satu per satu! Musisi dan Penyanyi Jazz Pria Indonesia1. Benny Likumahuwa

benny likumahuwa merupakan salah satu musisi jazz yang mempunyai dedikasi untuk perkembangan musik di indonesia

” data-image-meta=”{“aperture”:”0″,”credit”:””,”camera”:””,”caption”:””,”created_timestamp”:”0″,”copyright”:””,”focal_length”: “0”,”iso”:”0″,”shutter_speed”:”0″,”title”:””,”orientation”:”0″}” data-image-title=”Benny Likumahuwa” data-large-file=”https://i0.wp.com/notepam.com/wp-content/uploads/2016/10/Benny-Likumahuwa.jpg?fit=640%2C392&ssl=1″ data-medium-file=”https://i0.wp.com/notepam.com/wp-content/uploads/2016/10/Benny-Likumahuwa.jpg?fit=300%2C184&ssl=1″ data-orig-file=”https://i0.wp.com/notepam.com/wp-content/uploads/2016/10/Benny-Likumahuwa.jpg?fit=640%2C392&ssl=1″ data-orig-size=”640,392″ data-permalink=”https://notepam.com/penyanyi-jazz-indonesia/benny-likumahuwa/” data-recalc-dims=”1″ height=”416″ loading=”lazy” src=”https://i0.wp.com/notepam.com/wp-content/uploads/2016/10/Benny-Likumahuwa.jpg?resize=680%2C416″ title=”Benny Likumahuwa” width=”680″alarabiya.net

Sosok pria yang lahir pada 18 Juni 1946 ini merupakan salah satu musisi jazz Indonesia. Benny dikenal piawai dalam memainkan beragam alat musik seperti bass, bongo, clarinet, saksofon dan trombon. Baca Juga : 36 Alat Musik Tradisional Indonesia

Awal karirnya dimulai saat ia bergabung dengan Cresendo band pada tahun 1966 di bandung. Dua tahun kemudian Benny direkrut oleh band rock legendaris, the Rollies. Bersama band rock ini, Benny sempat menelurkan beberapa album serta tur keliling Indonesia.

Karirnya semakin meroket ketian ia membentuk grup the Augersindo yang bermain di beberapa Negara Asia. Benny Likumahuwa turut berpartisipasi dalam berbagai event jazz yang diselenggarakan di Indonesia maupun di luar negeri, seperti The North Sea Jazz Festival, The Singapore Jazz Festival, The North Sea Jazz Festival, Java Jazz Festival dan lainnya.

Kita patut bangga bahwa musisi jazz Indonesia ini pernah meraih penghargaan dari Java Jazz Festival sebagai The Most Dedicated Indonesian Jazz Artist.

Kini, selain masih aktif di dunia musik, Benny mengajar di sekolah musik Farabi yang ia bentuk bersama Jack dan Indra Lesmana.2. Indra Lesmana

republika.co.id

Putera musisi jazz kondang Indonesia Jack Lesmana ini lahir pada 28 Maret 1966, itulah Indra Lesmana. Bakat musik dari ayahnya turun sehingga ia bisa menjadi musisi jazz, produser, komposer dan sound engineer salah satu kebanggan Indonesia.

Indra Lesmana pernah mengenyam pendidikan di sekolah musik Australia. Selama di Negeri Kangguru ia mendapatkan banyak ilmu dari beberapa musisi jazz besar seperti Don Burrows, Roger Frampton dan Paul McNamara.

Kerja keras Indra Lesmana tidaklah sia-sia, banyak prestasi dan penghargaan yang ia hasilkan diantaranya The Immortals – 25 Artis Terbesar Sepanjang Masa oleh Majalah Rolling Stone Indonesia (2008), Favorite Jazz Player oleh Jak Jazz Festival (2008), The BrandLaureate Legendary Award : The Asia Pacific Brands Foundation (2012) dan masih banyak lagi.3. Tompi

selain dokter, tompi juga penyanyi jazz yang mempunyai ciri khas dengan suara indahnya

” data-image-meta=”{“aperture”:”0″,”credit”:””,”camera”:””,”caption”:””,”created_timestamp”:”0″,”copyright”:””,”focal_length”:”0″, “iso”:”0″,”shutter_speed”:”0″,”title”:””,”orientation”:”0″}” data-image-title=”Tompi” data-large-file=”https://i0.wp.com/notepam.com/wp-content/uploads/2016/10/tompi.jpg?fit=680%2C426&ssl=1″ data-medium-file=”https://i0.wp.com/notepam.com/wp-content/uploads/2016/10/tompi.jpg?fit=300%2C188&ssl=1″ data-orig-file=”https://i0.wp.com/notepam.com/wp-content/uploads/2016/10/tompi.jpg?fit=750%2C470&ssl=1″ data-orig-size=”750,470″ data-permalink=”https://notepam.com/penyanyi-jazz-indonesia/tompi/” data-recalc-dims=”1″ height=”426″ loading=”lazy” src=”https://i0.wp.com/notepam.com/wp-content/uploads/2016/10/tompi.jpg?resize=680%2C426″ title=”Tompi” width=”680″borneonews.co.id

Penyanyi jazz Indonesia yang juga berprofesi sebagai dokter sudah berselancar di belantara musik sejak tahun 2003. Sosok pria yang bernama asli Teuku Adi Fitrian ini telah menghasilkan 9 album, diantaranya Sedari Dulu dan Menghujam Jantungku.

Lengkingan suara menjadi karakter khas ketika Tompi bernyanyi di atas panggung, sehingga dengan mendengar suaranya saja kita sudah tahu bahwa itu adalah Tompi.Penyanyi Jazz Wanita Indonesia4. Raisa

Apakah ada yang tidak kenal dengan Raisa? Yup, ia adalah seorang musisi yang didapuk sebagai penyanyi jazz Indonesia paling populer.

Tidak membutuhkan waktu lama, Raisa mengeluarkan single yang enak untuk didengar dan terbukti digandrungi masyarakat Indonesia. Diantara single Raisa yang terkenal adalah Could It Be, Teka Teki dan Serba Salah.5. Andien

Andien Aisyah Hariadi merupakan salah seorang yang dikenal publik sebagai penyanyi jazz Indonesia. Sosok yang lebih dikenal dengan nama Andien ini lahir di Jakarta, 25 Agustus 1985.

Bisa dibilang Andien adalah musisi yang cukup produktif. Sejak tahun 2000, ia telah menelurkan 6 buah album, yakni Bisikan Hati (2000), Kinanti (2002), Gemintang (2005), Kirana (2010), Andien (2013) dan Let It Be May Way (2014).6. Syaharani

Mempunyai nama lengkap Saira Syaharani Ibrahim. Ia lahir pada 27 Juli 1971 di Batu, Malang. Ia sudah akrab dengan musik jazz sejak masih kecil.

Walaupun demikian, penyanyi jazz Indonesia yang akrab disapa Rani ini baru berkiprah di dunia musik saat mengenyam bangku kuliah tepatnya di tahun 1990. Rani kerab tampil di pub dan berbagai acara kampus.

Saat menjadi pengisi di suatu acara pub, Rani berjumpa dengan seorang musisi jazz terkenal, Bubi Chen. Perjumpaan itulah yang membuka jalan bagi Rani untuk menjadi penyanyi jazz wanita profesional.

Seiring berjalannya waktu dan konsistennya Rani menjadi penyanyi jazz membuatnya menjadi sosok musisi yang luar biasa membanggakan Indonesia. Bagaimana tidak? Ia pernah mewakili bangsa ini di North Sea Jazz Festival pada tahun 2001.

Itulah beberapa musisi dan penyanyi Jazz Indonesia yang karya dan prestasinya bisa menjadi inspirasi sekaligus motivasi untuk terus berkarya. Semoga informasi ini bermanfaat. Terima Kasih!! About The Author

Alumni YEA (Young Entrepreneur Academy) Indonesia. Penikmat kopi dan pembelajar yang tak kunjung pintar.

Share Button
By Mila Karmilla

Daftar Band Rock Luar Negeri yang Pernah Konser di Indonesia

November 1, 2021 0

Daftar Band Rock Luar Negeri yang Pernah Konser di Indonesia

Tulisan yang para pembaca budiman segera akan dibaca merupakan wujud kesukaan saya terhadap pertunjukan langsung (live in concert), khususnya band yang beraliran rock. Sebelum memaparkan lebih lanjut, saya ingin membuat batasan arti Band Rock yang Pernah Konser di Indonesia.

          Pertama, band rock yang dimaksud dalam tulisan ini adalah band dengan jenis musik rock n’ roll, metal, punk, dan atau musik keras lainnya, sekali lagi dalam komposisi band, tentunya bukan boys band. Jadi, apapun alirannya, selama band itu musiknya tergolong keras, bahkan amat keras, atau slow rock (bukan nge-pop), cepat, juga amat cepat, saya masukkan kategori sebagai band rock.

          Bagi saya, berbagai aliran musik keras dan sejenisnya adalah berakar dari musik rock, artinya musik cadas yang ada kini insprirasinya ialah musik rock dari band-band terdahulu, selayaknya sebuah aksi revisi atau inovasi sehingga hasilkan gaya/model baru. Oleh karenanya, band-band besar di dunia merasa “berhutang” dengan band terdahulunya. Hal ini dapat dilihat ketika Metallica yang mengakui dalam event ultahnya tahun 2009. Mereka menyatakan bahwa Black Sabbath-lah yang “membuat” kami seperti ini, begitupula dengan Foo Fighter saat konser tahun 2008 di Wembley terhadap Led Zepplin yang diundangnya untuk main bersama diatas panggung. Tentunya, pada individu tertentu, pemahaman demikian membutuhkan kelapangan egoistic, dan keluasan literatur untuk menerima pendapat saya ini.

          Kedua, mereka dalam kategori ini adalah yang berasal dan tinggal di luar negeri non atau Indonesian, dan

          Ketiga, sudah atau pernah melakukan pertunjukan konser (live) di kawasan Indonesia.

          Selanjutnya, seperti yang diketahui, band rock baru booming di era 60 dan 70-an, dan konser band rock luar negeri baru di awali di Indonesia pada era 70-an dan bergelombang keberlanjutannya terkait erat dengan situasi Poleksosbudhankam NKRI ini. Oleh karenanya, untuk melihat perjalanan yang cukup panjang dan ketersediaan data, saya urutkan berdasarkan era atau tahun yang dipecah berdasarkan puluhan, sehingga menjadi tahun 70-an hingga 2000-an.

          Untuk melihat lebih lanjut, berikut daftarnya:

Era 70-anDeep Purple, 4-5 Desember 1975, Stadion Utama Senayan Jakarta.

Era 80-anUriah Heep, 1984, Bandung. Mick Jagger (with Joe Satriani), 22 April 1988, Stadion Utama Senayan Jakarta.

Era 90-anYngwie Malmstein, 4 Juli 1990, Stadion Sri Wedari Solo Berseri dan Stadion Tambak Sari Surabaya (dua lagu langsung bubar karena hujan deras). Europe, 24 November 1990, Drive in Ancol Jakarta dan 27 November 1990, Surabaya. Sepultura, 1992, Stadion Lebak Bulus Jakarta dan stadion Tambak Sari Surabaya. Metallica, 10-11 April 1993, Stadion Lebak Bulus Jakarta. Saigon Kick, 1994, Jakarta. Bon Jovi, 6 Mei 1995, Pantai Festival Ancol Jakarta. Green Day, 2 Februari 1996, Plenary Hall JCC, Senayan Jakarta. Mr. Big, 1996, JCC Jakarta dan Surabaya. Foo Fighter, 14 Januari 1996, Parkir Timur Senayan Jakarta. “Jakarta Pop Alternative Festifal”. Sonic Youth, 14 Januari 1996, Parkir Timur Senayan Jakarta. Beastie Boys, 14 Januari 1996, Parkir Timur Senayan Jakarta. Steve Vai, 1996, Jakarta. Allanis Morisette, 1996, Jakarta. Scorpion, 1996, Jakarta. Yngwie Malmstein, 1996, Hard Rock Cafe Sarinah-Jakarta (Gitar Klinik). Fire House, 1998, GOR Wijaya Kusuma, Cilacap.

Tahun 2000 – 2010Megadeth, 31 Juli 2001, Stadion Teladan Outdoor Medan. Deep Purple, 2002, Jakarta. The Cranberries, 21 Agustus 2002, Tennis Indoor, Senayan, Jakarta. Helloween, 2004, Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta. Linkin Park, 13 Juni 2004, Pantai Karnaval Ancol Jakarta. Korn, 2004, PRJ Jakarta. Avril Lavigne, 5 April 2005, Tennis Indoor Senayan Jakarta. Napalm Death, 16 April 2005, Pantai Festival Ancol Jakarta. Kreator, 24 September 2005, Pantai Festival Ancol Jakarta. Uriah Heep, 12 & 14 Februari 2006, Jakarta & Surabaya. Exploited, 10 Juni 2006, Lebak Bulus, Jakarta. NOFX, 21 April 2007, PRJ Kemayoran, Jakarta, dan 23 April 2007, Hard Rock Cafe, Kuta Beach, Bali. Dragonforce, 19 Mei 2007, Tennis Indoor Senyan Jakarta. Muse, 23 Februari 2007, Istora Senayan Jakarta. Black Dahlia Murder, 2007, Jakarta. Sodom, 18 Juni 2007, Bulungan Indoor, Jaksel. Suffucation, 12 Agustus 2007, Pantai Festival, Ancol Jakarta. Avenged Sevenfold, 15 Agustus 2007, Jakarta. Megadeth, 5 Oktober 2007, Tennis Indoor Senayan Jakarta. Simple Plan, 2008, Jakarta. Angels and Airwaves, 2008, Jakarta. Incubus, 2008, Jakarta. My Chemical Romanca, 31 Januari 2008, JCC Jakarta. Skid Row, 7 Maret 2008, Ex-Drive Ancol Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Malang. Helloween, 22 Februari 2008, Tennis Outdoor Senayan Jakarta. SUM 41, 3 Maret 2008, Jakarta. WALLS OF JERICHO “South East Asia Tour” Live!, Sabtu, 14 Juni 2008, Taman Ria Senayan, Jakarta. Avenged Sevenfold, 22 Oktober 2008, Tennis Indoor Senayan, JAkarta. Behemoth, 3 November 2008, Viky Sianipar Music Center, Jakarta. As I Lay Dying, 30 November 2008, Tennis Indoor Senayan Jakarta. Bullet For My Valentine, 4 Februari 2009, Tennis Indoor Senayan Jakarta. Lamb of God, 9 Maret 2009, Tennis Outdoor Senayan Jakarta. Arch Enemy, 28 Oktober 2009, Tennis Indoor Jakarta. Total Chaos, 13 Desember 2009, Bandung. 311, 30 Maret 2010, Tennis Indoor Senayan Jakarta. Mr. Big, 2009, Pantai Karnaval Ancol Jakarta. Java Rockin Land 2009. Misfits, 10 April 2010, Pantai Karnaval Ancol, Jakarta. Edenbridge, 8 Juli 2010, Vicky Sianipar Hall Jakarta –  9 Juli 2010, GOR Manahan, Solo – 12 Juli 2015, TBA, Malang. Slash and Miles Kennedy, 3 Agustus 2010, Istora Indoor Senayan Jakarta. Exodus, 29 september 2010, Plaza Selatan Senayan, Jakarta. Firehouse, 16 Juni 2010, Tennis Indoor Senayan-Jakarta, dan Makassar, Surabaya, Bandung, Semarang, Bali. Stryper, 10 Oktober 2010, Pantai Carnival Ancol, Jakarta. Java Rocking Land. Hatebreed, 27 Oktober 2010, Senayan Jakarta. Trivium, 11 Februari 2010, Tennis Indoor Senayan Jakarta. Marduk, 10-12 Desember 2010, Surabaya, Semarang, Jakarta Bulungan.

Share Button
By Mila Karmilla

Histori Rock Indonesia, era 2000-an banjir musik alternatif

November 1, 2021 0

Jakarta (ANTARA) – Memasuki millenium ketiga, musik rock di Indonesia memiliki lebih banyak ragam. Selain karena warisan musik independen 1990-an yang sudah banyak menawarkan referensi baru, ragam jenis rock di ranah nasional pun berkelindan dengan gejala perkembangan musik rock di jagat internasional.

Pasca-grunge di 1990-an misalnya, Amerika Serikat menghadirkan banyak band modern rock atau rock alternatif seperti Creed, Alter Bridge, Hoobastank, Audioslave, hingga Puddle of Mudd yang lebih punya fidelitas tinggi ketimbang grunge yang cenderung dipandang “amatir”.

Baca juga: Vokalis Audioslave meninggal dunia

Beberapa band ini sebetulnya sudah terbentuk sejak dekade 1990-an tetapi baru mendapat sorotan di era 2000-an. Misalnya Puddle of Mudd yang terbentuk 1991, tetapi baru mendapat rekaman profesional sepuluh tahun setelah terbentuk dan melejitkan single “Blurry” ke Billboard Top 100.

Sama seperti di Amerika, euforia Britpop yang terjadi di Inggris pada dekade 1990-an pun diteruskan karakternya meski dengan semangat yang berbeda. Inggris menghadirkan band-band yang lebih eksperimental seperti Muse, Radiohead, atau Coldplay yang lebih mudah didengar.

Kemunculan band-band seperti ini, banyak mengilhami band-band pop rock di kancah arus utama musik nasional apalagi setelah Peter Pan sukses dengan lagu “Mimpi Yang Sempurna” pada 2003.

Beberapa band lain yang bisa disebut dapat sorotan di antaranya The Cat, Tic Band, Taboo, Dr PM, Nidji, dan lain-lain. Sementara sebelum mereka, gejalanya sudah terlihat lewat band-band seperti Sheila on 7, Alv, atau jebolan kompilasi Indie Ten (1998) yaitu Cokelat, Caffeine, hingga Padi yang merilis debut albumnya di rentang 1999 sampai 2000.

 

Personel grup band Padi Reborn, Andi Fadli Arifuddin (kanan) dan Satrio Yudi Wahono atau Piyu (kiri) membawakan lagu berjudul Begitu Indah dalam Konser Amal Untuk Palestina di Gedung Cakrawala, Malang, Jawa Timur, Rabu (14/2). Band beraliran pop rock kreatif tersebut tampil membawakan sepuluh lagu dari beberapa album mereka. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/kye/18. (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)

Di saat yang bersamaan, jenis musik yang sebelumnya tidak identik dengan genre rock pun mulai banyak yang mengadopsi formula musik rock.

Ini cukup kentara untuk jenis musik ska dan hip hop, ska yang muncul di 1950-an mulai mendapat pengaruh dari punk dan hardcore sejak 1990-an hingga disebut sebagai gerakan gelombang ketiga dari musik ini.

Penulis buku “Bandung Pop Darlings”, Irfan Muhammad mengatakan di ranah lokal, fenomenanya sudah terasa sejak musik independen marak.

Tetapi semakin mudah diakses ketika gelombang band-band ska-punk seperti Tipe-X, Noin Bullet, Purpose, Jun Fan Gang Foo yang sebelumnya underground mengikat kontrak dengan label rekaman besar. Itu terjadi di rentang tahun 1999 hingga paruh pertama dekade 2000.

Sementara itu hip metal yang di luar diwakili oleh band-band semacam Limp Bizkit, Linkin Park, Korn, P.O.D, atau Rage Against The Machine, di kancah lokal diadopsi oleh band-band seperti Kripik Peudeus, 7 Kurcaci, Scope, Saint Loco, dan lain-lain.

Baca juga: Vokalis Saint Loco disiram air keras, pelaku teridentifikasi

Irfan menuturkan di era ini banyak sekali band-band lokal yang secara plek-plekan terinspirasi dari band luar dan tanda tangan kontrak dengan label mayor.

Selain 7 Kurcaci yang cukup serupa dengan Korn ada juga misalnya Funky Kopral yang terlihat banyak mengambil pengaruh dari Red Hot Chilli Peppers atau band Gallery, pesohor Cindy Fatikasari yang hampir menyerupai No Doubt.

“Enggak cuma band dari Barat tapi juga band-band dari Jepang. J-Rocks misalnya sangat ketahuan kalau terinspirasi L’arc en Ciel. Jika sebelumnya musik yang tak biasa ini hanya muncul di panggung underground, memasuki millenium baru, band-band ini masif menghadirkan tawaran musik baru di arus utama,” kata Irfan.

 

Saint Loco (ANTARA FOTO/Teresia May)

Di sisi lain band-band rock yang telah dulu ada mampu membuat kejutan yang lebih segar di era ini. Jamrud misalnya, merilis “Ningrat” (2000), Slank dengan “Virus” (2001), dan Dewa yang kembali setelah Ari Lasso hengkang dengan “Bintang Lima” (2000).

“Ada juga Edane, band lama yang kemudian mendapat pendengar baru lewat single “Kau Pikir Kaulah Segalanya” atau pecahan Slank Bongky, Indra Q, dan Pay yang membentuk BIP dengan single “1000 Puisi” pada 2001. Kalau boleh dibilang meski tidak besar gaungnya, tapi khazanah rock di era ini lebih beragam. Mau tidak mau entah kenapa orang bisa dengar dan diam-diam hapal lagunya,” ucap dia.

Perhatian publik pada rilisan-rilisan ini terbilang cukup baik. Dalam “Rock N Roll Industri Musik Indonesia: Dari Analog ke Digital”, Theodore KS menulis Jamrud bisa menjual “Ningrat” sebanyak dua juta keping hingga diganjar 10 Platinum dari Logiss Records.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Dewa dengan “Bintang Lima” atau pendatang baru saat itu, Sheila on 7 yang menjual debutnya hingga satu juta kopi.

Baca juga: Histori Rock Indonesia, saat britpop lebih dikenal indies

Baca juga: Histori rock Indonesia, grunge dan rombongan “bawah tanah”

Baca juga: Histori Rock Indonesia, Slank tawarkan pilihan berbeda

Oleh Aubrey Kandelila FananiEditor: Ida NurcahyaniCOPYRIGHT © ANTARA 2019

Share Button
By Mila Karmilla

10 Artis Rock Latin Paling Berpengaruh

November 1, 2021 0

Rock en Espanol, juga dikenal sebagai rock Latin atau rock Spanyol, adalah salah satu genre paling populer dalam musik Latin. Dari seniman legendaris seperti Andres Calamaro dan Soda Stereo hingga band rock Latin kontemporer seperti Mana dan Aterciopelados, ini adalah daftar seniman yang membentuk suara rock en Espanol.Los Prisioneros muaca / Flickr / CC BY-SA 2.0Band Chili ini memainkan peran besar dalam pembangunan identitas yang dibangun rock en Espanol selama tahun 1980-an. Berkat musik sederhana band dan lirik yang kuat, kelompok ini mampu menangkap penggemar rock di seluruh Amerika Latin.Mungkin single band yang paling terkenal adalah “Por Que No Se Van,” sebuah lagu yang kuat yang mempertanyakan kurangnya kebanggaan orang-orang di Amerika Latin yang selalu melihat ke luar wilayah untuk inspirasi. Karena itu, “Por Que No Se Van” menjadi salah satu hits rock en Espanol paling berpengaruh yang pernah diproduksi. Gambar Caifanes/JaguaresWireImage / GettySebagai pelopor otentik Mexican Rock, Caifanes adalah nama band asli yang dibentuk selama akhir 1980-an di Mexico City. Meskipun band ini menikmati popularitas selama tahun-tahun awal, kelompok asli berantakan pada tahun 1995 karena ketegangan internal antara beberapa anggotanya.Namun demikian, proyek musik tidak mati dan vokalis asli Saul Hernandez menciptakan sebuah band baru bernama Jaguares, yang mengkonsolidasikan suara Caifanes telah dimasukkan ke dalam adegan rock Latin. Beberapa hits paling terkenal yang diproduksi oleh proyek Caifanes / Jaguares termasuk “La Negra Tomasa,” “Afuera,” “Viento” dan “Te Lo Pido Por Favor.” Hombres GJuan Naharro Gimenez / Getty ImagesKembali pada 1980-an, Hombres G adalah salah satu nama terbesar dari gerakan rock en Espanol yang masih segar. Spanyol dan Argentina memimpin pembangunan rock Latin, dan Hombres G bergabung dalam proses itu oleh band-band lokal lainnya seperti Los Toreros Muertos dan Mecano.Sebagian besar daya tarik hombres G mampu menciptakan sekitar musiknya adalah karena vokalis dan pemain bass David Summer. Selain ketampanannya, Summer membawa suara menyegarkan yang sangat cocok dengan gaya band yang sederhana dan tidak sopan. Setiap orang yang tumbuh dengan gelombang rock en Espanol tidak akan pernah lupa bahwa “Sufre Mamon” slogan dari lagu hit “Devuelveme A Mi Chica.” Enanitos VerdesBen Gabbe / Getty ImagesLegenda lain, Enanitos Verdes adalah salah satu band Argentina yang paling penting pada 1980-an. Popularitas grup ini dikonsolidasikan dengan album keduanya Contrarreloj, sebagian besar berkat kesuksesan besar yang dinikmati oleh single “La Muralla Verde,” yang masih sampai saat ini salah satu lagu terbaik dari gerakan rock en Espanol asli.Setelah Contrarreloj, band ini terus memproduksi beberapa album dan hits yang luar biasa seperti “Lamento Boliviano” dan “El Extrano Del Pelo Largo.” Fito PaezScott Gries / StafFito Paez adalah salah satu seniman rock Latin paling berpengaruh dalam sejarah. Seorang penulis lagu dan pianis berbakat, Fito Paez telah mengembangkan karir musik yang sangat besar di mana ia tidak pernah meninggalkan rasa asli yang menandai esensi Rock en Espanol.Pelopor lain dari adegan Rock Argentina, Fito Paez telah menghasilkan repertoar yang kaya yang mencakup beberapa hits rock en Espanol paling terkenal seperti “Mariposa Teknicolor,” “Dar Es Dar” dan “11 y 6.” Cafe TacvbaWireImage / Getty ImagesCafe Tacvba atau Cafe Tacuba (lebih baik untuk pengucapan) adalah salah satu band perintis paling penting dari rock en Espanol. Musiknya berkembang selama tahun 90-an berkat perpaduan yang sangat menarik yang menggabungkan Punk, Rock dan Ska dengan musik tradisional Meksiko termasuk Ranchera dan Bolero.Cafe Tacvba telah menjadi salah satu aktor paling bersemangat dari adegan rock Latin, membawa album populer seperti Re dan Sino. Lagu-lagu hit dari band Meksiko termasuk lagu-lagu seperti “La Ingrata,” “Las Flores” dan “Las Persianas.” Andres CalamaroRedferns melalui Getty Images / Getty ImagesSalah satu seniman yang paling produktif adalah Andres Calamaro. Musisi dan penulis lagu Argentina ini adalah bagian sentral dari teka-teki rock Latin. Karirnya dimulai pada awal 1980-an ketika ia bergabung dengan band Los Abuelos de la Nada. Kemudian, ia pindah ke Spanyol dan menjadi bagian dari band Los Rodriguez sebelum pindah ke karir solo.Dia telah menulis beberapa hits rock paling populer dalam sejarah termasuk “Mil Horas,” sebuah lagu yang mungkin menangkap lebih baik daripada esensi lain dari rock en Espanol. Andres Calamaro tanpa diragukan lagi adalah salah satu titik referensi yang paling penting dalam pembuatan Latin Rock modern.AterciopeladosFilmMagic / Getty ImagesAterciopelados adalah band rock terbaik Kolombia dan salah satu nama paling inovatif dari gerakan rock en Espanol. Musiknya dipupuk oleh suara tradisional Kolombia yang telah menandai band dengan gaya crossover yang khas. Album 1995 El Dorado dianggap sebagai salah satu album rock Latin terbaik dalam sejarah dan lagu-lagu top seperti “Bolero Falaz,” “Florecita Rockera,” dan “Mujer Gala” adalah salah satu hits rock en Espanol paling populer yang pernah diproduksi.Setelah El Dorado, band ini telah menghasilkan beberapa karya luar biasa seperti La Pipa De La Paz, Caribe Atomico dan Oye. Vokalis band Andrea Echeverri adalah salah satu wajah paling populer dari rock Latin modern. ManaCorbis melalui Getty Images / Getty ImagesMana adalah band rock paling populer yang berasal dari Meksiko. Meskipun asal-usulnya kembali ke akhir 1970-an, band ini harus menunggu hampir satu dekade penuh sebelum menjadi populer. Rilis album Donde Jugaran Los Ninos tahun 1991 mengubah segalanya untuk Mana, berkat produksi luar biasa yang mencakup lagu-lagu legendaris seperti “Vivir Sin Aire,” “De Pies A Cabeza,” “Oye Mi Amor” dan “Donde Jugaran Los Ninos.”Sejak itu, Mana telah berkembang sebagai phenomeno musik yang menangkap penonton di seluruh dunia. Grup Meksiko ini, yang merupakan salah satu band pertama yang bersedia memasuki gerakan rock en Espanol, mungkin adalah band rock Latin paling populer saat ini. Gambar Soda StereoFilmMagic / GettyBand Argentina ini mungkin adalah grup paling berpengaruh dalam sejarah rock en Espanol. Penyanyi dan penulis lagu gustavo Cerati dianggap oleh banyak seniman musik Latin paling berpengaruh dalam sejarah. Bersama dengan Cerati, dua anggota lain dari band termasuk pemain bass Zeta Bosio dan Charly Alberti dalam drum.Selama tahun 80-an Soda Stereo mencapai tingkat popularitas tertinggi, berkat beberapa hits yang paling abadi seperti “Nada Personal,” “Cuando Pase El Temblor,” “Persiana Americana,” dan “De Musica Ligera.” Soda Stereo adalah band inovatif yang benar-benar mengubah pendekatan musik rock di Amerika Latin.

Share Button
By Mila Karmilla

5 Band Indie Indonesia yang Harus Anda Dengarkan Sekarang – Kelapa

November 1, 2021 0

Kadang-kadang terasa seperti musik Indonesia tidak memiliki apa-apa untuk ditawarkan kecuali pop murahan dan dangdut, tetapi jika Anda menggali tepat di bawah permukaan yang merangsang telinga, Anda akan menemukan bahwa adegan indie Indonesia adalah salah satu yang paling bersemangat dan beragam di semua wilayah. Bahkan, Majalah Time pernah menyatakan bahwa Indonesia memiliki “Adegan Musik Alternatif Terbaik” di Asia dan kami berpendapat bahwa tetap berlaku sampai hari ini.

Ada sesuatu tentang penerimaan budaya Indonesia yang didorong pancasila terhadap budaya yang berbeda yang membuat musisi independen kita tertarik untuk merangkul berbagai gaya dan pengaruh, sambil tetap menambahkan putaran unik mereka sendiri, tentu saja. Dan dengan populasi pemuda yang besar dan berkembang dan serangan konstan up-and-comers inovatif, adegan musik indie kami juga dinamis seperti mereka datang.

Tapi itu juga berarti sulit untuk mencari tahu band mana yang harus Anda dengarkan jika Anda tidak terhubung erat ke adegan itu. Jadi di sini adalah rekomendasi kami untuk lima tindakan indie paling keren di Indonesia yang mungkin belum Pernah Anda dengar. Kami berharap bahwa di suatu tempat dalam daftar ini Anda akan menemukan band favorit baru Anda. (Dan jika Anda seorang uber-hipster yang telah mendengar mereka semua sebelumnya, jangan ragu untuk memberi tahu pembaca kami tentang semua band yang benar-benar keren yang harus kami dengarkan di halaman Facebook kami.)

Band rock yang berbasis di Jakarta ini menggabungkan gitar hard driving dengan vokal yang melonjak tentang masa remaja, identitas diri, pencarian jiwa, dan iman yang merusak. Ambil sedikit inspirasi dari band-band seperti The Ramones, The Wipers, dan Fugazi, Rites of Spring, Husker Du, dan Dinosaur Jr, mereka telah membangun gaya lagu mereka sendiri. Mereka telah tampil di kota-kota di seluruh wilayah, termasuk Penang, Ipoh, Kuala Lumpur, dan Singapura, serta pertunjukan seperti gerilya di seluruh Jakarta.

Untuk musik lainnya: https://soundcloud.com/vaguemusic

Pemberontakan hightime dengan cepat mengumpulkan basis penggemar fanatik berkat perpaduan unik dari pop, funk dan rock, dengan ketukan psychedelic dan garis bass musik rumah, semua diikat bersama melalui suara gerah vokalis wanitanya, Miyane Soemitro.

Untuk musik lainnya: reverbnation.com/hightimerebellion

Menyatakan, “kami adalah fucks paling sok yang pernah Anda dengar” di halaman Facebook mereka harus memberikan beberapa gagasan tentang pendekatan post-rock Amukredam untuk hardcore. Mengutip Ampere, Orchid, Daitro, Navio Forge dan “band-band tidak jelas lainnya yang tidak akan Anda kenali,” karena pengaruhnya, Amukredam bisa keras dan disharmonic, tetapi Anda dapat menemukan banyak lapisan dengan intensitas mentah mereka jika Anda bersedia mendengarkan.

Untuk musik lainnya: amukredam.bandcamp.com

Untuk mengikuti hasratnya dalam musik rakyat, musisi Deu Galih menciptakan ansambel yang dikenal Deugalih dan Folks. Single “Bumi” di bawah ini adalah tampilan yang bagus dari suara mereka yang bervariasi dan subur – dari pengaruh rakyat Irlandia pada seruling dan snare drum di intro ke led Zeppelin-seperti psychedelic throughline dan biola bergetar. Semuanya bersatu untuk menciptakan suara yang halus namun berapi-api, tidak seperti yang lain di Indonesia.

Untuk musik lainnya: soundcloud.com/deugalih

Awalnya bernama Alphalpha (setelah karakter Alfala dari “The Little Rascals”), L’alphalpha bermain-main dengan genre pasca-rock dan shoegaze, menggabungkan mimpi suara semi-ambient dengan lirik bercerita aneh untuk membawa pendengar pada perjalanan sonik ke beberapa alam semesta alternatif yang hangat dan kabur.

Untuk musik lainnya: https://soundcloud.com/lalphalpha

Share Button
By Mila Karmilla

25 Band Terbaik dan Terpopuler di Era Modern

November 1, 2021 0

Perkembangan musik di era modern kini makin beragam. Berbagai jenis musik seperti pop, rock, R&B, hip hop, metal dan yang lainnya banyak digemari. Terdapat banyak band band bagus yang membawakan aliran musik mereka masing-masing. Mayoritas aliran musik yang dibawakan oleh grup band adalah rock, pop, alternative, punk, hip hop atau metal. Sejak tahun 2000, beberapa band layak mendapat apresiasi yang lebih karena kualitas karya yang mereka hasilkan. Kali ini akan dibahas mengenai list band terbaik yang eksis sejak tahun 2000. (baca juga 10 band terbaik sepanjang masa)

Tentu tidak ada nama-nama seperti The Beatles dan The Rolling Stones yang menjadi band legendaris di era 60-an. Tidak ada juga nama-nama seperti Queen, Led Zeppelin, Metallica atau Nirvana yang eksis di periode 70-an hingga 90-an. Sebagai gantinya beberapa band ‘baru’ mampu eksis sejak era milenium. Meski begitu ada beberapa band yang sudah eksis sejak tahun 80-an dan 90-an yang tetap eksis hingga sekarang, seperti U2, Green Day, Red Hot Chili Peppers, Bon Jovi dan Radiohead. Berikut kami tampilkan list 25 band terbaik dan terpopuler sejak tahun 2000.

Genre : Alternative, electronic, rock

Album terbaik : Kid A (2000), In Rainbows (2007), Amnesiac (2001)

Lagu hits : Idioteque, There There, Lotus Flower, 15 Steps, Reckoner, Knives Out

Album terbaik : Parachutes (2000), A Rush of Blood To The Head (2002), X&Y (2005)

Lagu hits : Fix You, Clocks, Yellow, In My Place, Viva la Vida, A Sky Full of Stars

Album terbaik :All That You Can’t Leave Behind (2000), How to Dismantle an Atomic Bomb (2004), Songs of Innocence (2014)

Lagu hits : Vertigo, Magnificent, Beautiful Day, Every Breaking Wave, Elevation

Album terbaik : The Resistance (2009), Orygin of Symmetry (2002), Black Holes and Revelations (2006), Absolution (2003)

Lagu hits : Uprising, Starlight, Supermassive Black Hole, Hysteria, Plug In Baby

Genre :Rock, alternative, hip hop

Album terbaik : Hybrid Theory (2000), Meteora (2003), Minutes to Midnight (2007), A Thousand Suns (2010)

Lagu hits : Numb, In the End, What I’ve Done, New Divide, Crawling

Album terbaik : Whatever People Say I Am, That’s What I’m Not (2006), Favourite Worst Nightmare (2007), AM (2013), Humbug (2009)

Lagu hits : A Certain Romance,Do I Wanna Know, Cornerstone, Mandy Bum, Fluorescent Adolescent

Album terbaik : American Idiot (2004), 21st Century Breakdown (2009), Uno (2012), Dos (2012)

Lagu hits : Boulevard of Broken Dreams, 21 Guns, American Idiot, Holiday, Wake Me Up When September Ends

Album terbaik : Paramore (2013), Brand New Eyes (2009), Riot! (2007), All We Know is Falling (2005)

Lagu hits : The Only Exception, Ain’t It Fun, Playing God, Careful, Still Into You

Album terbaik : Gorillaz (2001), Demon Days (2005), The Fall (2010), Plastic Beach (2010)

Lagu hits : Feel Good Inc, Clint Eastwod, Dare, Kids with Guns, Dirty Harry

Album terbaik : Elephant (2003), White Blood Cells (2001), De Stijl (2000),Icky Thump (2007)

Lagu hits : Seven Nation Army, Blue Orchid, Hotel Yorba, There’s No Home For You Here, You’ve Got Her In Your Pocket

Album terbaik : Wasting Light (2011), Echoes, Silence, Patience & Grace (2008)

Lagu hits : The Pretender, All My Life, Walk, Times Like These

Album terbaik : Hot Fuss (2004), Sam’s Town (2006)

Lagu hits :When You Were Young, Mr. Brightside, Human, All These Things That I’ve Done

Album terbaik : Save Rock and Roll (2013), Infinity On High (2007)

Lagu hits : Sugar, We’re Goin’ Down, Thnks Fr Th Mmrs, The Phoenix

Album terbaik : Funeral (2004), The Suburbs (2010)

Lagu hits : Wake Up, Rebellion (Lies), No Cars Go

Album terbaik : This Is War (2009),A Beautiful Lies (2007)

Lagu hits : Closer to Edge, Kings and Queens, The Kill

Album terbaik : Blink-182 (2003), Take Off Your Pants and Jacket (2001)

Lagu hits : Stay Together for the Kids, I Miss You, After Midnight

Album terbaik : Is This It? (2001), Room on Fire (2003)

Lagu hits : Last Nite, 12.51, Reptillia

Album terbaik : Songs About Jane (2002), Overexposed (2012)

Lagu hits : This Love, She Will Be Loved, Payphone

19. My Chemical Romance

Album terbaik : The Black Parade (2006), Three Cheers for Sweet Revenge (2004)

Lagu hits : I Don’t Love You, Welcome to the Black Parade, Helena

20. Red Hot Chili Peppers

Album terbaik : By the Way (2002), Stadium Arcadium (2006)

Lagu hits : The Zephyr Song, By the Way, Snow! (Hey Oh)

Album terbaik : Only by the Night (2008), Come Around Sundown (2010)

Lagu hits : Use Somebody, Closer, Red Morning Light

Album terbaik : All Killer No Filler (2001), Chuck (2004)

Lagu hits : Fat Lip, Still Waiting, Underclass Hero

Album terbaik : Kasabian (2004), Empire (2006)

Lagu hits : Club Foot, Fire, L.S.F. (Last Soul Forever)

Album terbaik : City of Evil (2006),Nightmare (2010)

Lagu hits : Seize the Day, Almost Easy, Dear God

Album terbaik : Still Not Getting Any… (2004), Simple Plan (2008)

Lagu hits : Jet Lag, Welcome to My Life, Perfect

Itulah info list 25 band terbaik dunia yang paling populer di era musik modern. Beberapa kriteria penilaian antara lain kualitas karya yang dihasilkan band, musikalitas, pengaruh bagi dunia musik, penghargaan yang diterima dan popularitas band sejak tahun 2000 hingga sekarang. Tentunya list di atas bersifat subyektif dan mungkin tiap individu akan memiliki pendapat yang berbeda. Silahkan tulis pendapat masing-masing di kolom komentar. Sekian info musik terbaru kali ini.

Share Button
By Mila Karmilla

150 Lagu Terbaik Indonesia Sepanjang Masa – Noise Harmony ™

November 1, 2021 0

Recently, Rolling Stone Magazine Indonesia releases about Indonesian songs of all the time (so far) according to their (Rolling Stone Magazine) version, called “Indonesia’s Best 150 Songs of All Time”.  this is done for just information or a form of indirect recognition of musicians in Indonesia from past until now. of course this is not an absolute assessment that can be used as a reference or official references about Indonesia’s best 150 songs of all time, because all is relative and that the statistics found in the election has provided a reality based on empirical facts. But the most important thing of all the excesses of this list is the hope of the emergence of recognition and acknowledgment for the many composers who had not known much too familiar for their services, whereas individuals who have tersebutlah magical ability to create a song emotionally attached to his fans. This is the list of Indonesia’s Best 150 Songs of All Time below:

1.Bongkar – Swami2.Kebyar Kebyar – Gombloh3.Badai Pasti Berlalu – Berlian Hutauruk4.Bis Sekolah – Koes Bersaudara5.Guru Oemar Bakrie – Iwan Fals6.Kembali Ke Jakarta – Koes Plus7.Berita Kepada Kawan – Ebiet G. Ade8.Kehidupan – God Bless9.Sakura – Fariz RM10.Bento – Swami11.Bengawan Solo – Oslan Husein& Teruna Ria12.Kompor Mleduk – Benyamin. S13.Lilin-Lilin Kecil – Chrisye14.Memang – Slank15.Rock Bergema – Roxx16.Yogyakarta – Kla Project17.Tuhan – Bimbo18.Neraka Jahanam – Duo Kribo19.Nusantara I – Koes Plus20.Siti Nurbaya – Dewa 1921.Panggung Sandiwara – Ahmad Albar22.Rumah Kita – God Bless23.Barcelona – Fariz RM24.Begadang – Rhoma Irama25.Kemarau – New Rollies26.Kidung – Chris Manusama27.NuansaBening – Keenan Nasution28.Burung Camar – Vina Panduwinata29.Dan – Sheila On 730.Kosong – Pure Saturday31.Kolam Susu – Koes Plus32.Kupu Kupu Malam – Titik Puspa33.Pemuda – Chaisero34.Melayang – January Christie35.Ikuti – Edane36.Bebas – Iwa K37.Bendera – Cokelat38.Anak Pantai – Imanez39.Janji – Gigi40.Sabda Alam – Ismail Marzuki41.Bing – Titik Puspa42.YangTerlupakan – Iwan Fals43.Merpati Putih – Chrisye44.Malaria – Harry Roesli45.Melati Dari Jayagiri – Bimbo46.Angin Malam – Broery Pesolima47.Mimpi – Anggun C. Sasmi48.Biru – Kidnap Katrina49.Tentang Kita – Kla Project50.Camelia – Ebiet G. Ade51.Surat Buat Wakil Rakyat – Iwan Fals52.Impresi – Pas Band53.Damai Tapi Gersang – Adji Bandi54.Jarum Neraka – Nicky Astria55.Mobil Balap – Na if56.Pesawat Tempur – Iwan Fals57.Tangan Tangan Setan – Nicky Astria58.Esokkan Masih Ada – Utha Likumahuwa59.Indonesia Mahardika – Guruh Gipsy60.Zamrud Khatulistiwa – Guruh Soekarno Poetra61.Penguasa – Roxx62.Gemilang – Krakatau63.Apatis – Benny Soebardja64.Astaga- Ruth Sahanaya65.Galang Rambu – AnarkiIwan Fals66.Gang Kelinci -Lilis Suryani67.Kumpul Bocah – Vina Panduwinata 68.Aku Ingin -Indra Lesmana69.Gubahanku – Dedy Damhudi70.Payung Fantasi- Bing Slamet71.Surabaya- Dara Puspita72.Anak Jalanan- Chrisye73.Bunga – /rif74.Salah- Potret75.Tentang Aku- Jingga76.Terbang- Gigi77.Walah- Netral78.Api Asmara- Rien Djamain79.Ayam Den Lapeh- Gumarang80.Bunga di Tepi Jalan- Koes Plus81.Flamboyan- Bimbo82.Kesaksian- Kantata Takwa 83.Kelelawar – Koes Plus84.Laron Laron- Makara85.Generasiku- Boomerang86.Distorsi- Ahmad Band87.Mahadewi- Padi88.Manis & Sayang -Koes Plus89.Sepercik Air- Dedy Stanzah90.Merepih Alam- Chrisye91.Mawar Berduri- Favourites Group92.Pelangi- Koes Plus93.Pesta- Elfa’s Singer94.Interlokal- Symphony95.Renjana- Guruh Soekarno Putra96.Posesif – Naif97. Sarjana Muda – Iwan Fals98.Berita Cuaca- Gombloh99.Gulagalugu Suara Nelayan- Leo Kristi100.Jemu- Koes Plus101.Tolong Bu Dokter- Flowers102.Kau- Chandra Darusman103.Hasrat & Cita- Andi Meriem Matalatta104.Anak Anak Terang- Suara Persaudaraan105.Genjer Genjer- Bing Slamet106.Atur Aku- Puppen107.Terserah- Humania108.Warik- LFM109.Sobat- Padi110.Bunda- Potret 111.Kebebasan – Singiku112.Pulau Biru – Slank113.Mari Mari- Dara Puspita114.Kepada Perang- Gong 2000115.Ratu Sejagad- Vonny Sumlang116.Surat Undangan- Rita Zaharah117.Pergi Untuk Kembali- Melky Goeslaw118.Nurlela- Bing Slamet119.Musim Bunga- Franky & Jane120.Negeri Di Awan- Katon Bagaskara121.Selangkah Ke Seberang – Fariz RM122.Simponi Yang Indah- Bob Tutupoly123. Kembalikan Baliku- Jopie Latul124.Baby Rock- SAS125.Do What You Like- AKA126.Di Dalam Bui- Koes Bersaudara127.Terbunuh Sepi- Slank128.Kudaku Lari- Elly Kasim129.Senandung Maaf- White Shoes & The Couples Company130.Matraman- The Upstairs131.Di Udara- Efek Rumah Kaca132.Mengadili Persepsi- Seringai133.Mengejar Matahari- Ari Lasso134.Laskar Pelangi -Nidji135.Dan Senyumlah – Sinikini136.Konservatif – The Adams137.Mendekati Surga- Koil138.No Fruits For Today- Sore139.Di Sayidan- Shaggydog140.Kukatakan Dengan Indah- Peterpan141.Takkan- Guest Band142.Papaja Cha Cha- Adikarso143.Cinta Melulu- Efek Rumah Kaca144.Welcome to My Paradise- Steven &Coconut Treez145.Mimpi – D & R146.Jari & Jempol- Dedy Stanzah147.Melompat Lebih Tinggi- Sheila On 7 148.Langkah Peri- Cherry Bombshell149.Matel- Kubik150.Me &My Boyfriend- Mocca

Source : Rolling Stone Indonesia

Share Button
By Mila Karmilla

Top 5 band Rock dari Kerala yang perlu Anda periksa sekarang!

November 1, 2021 0

Sebuah film yang diatur di dalam sebuah rumah. Pertarungan antara takdir dan takdir. Menurut Anda siapa yang akan menang? Sebuah film dengan konsep baru yang disutradarai oleh sutradara baru di kota M Nithin Devidas dengan Ramesh Pisharody dalam peran utama akan segera hadir di layar lebar di dekat Anda. Ramesh Pisharaody yang kita semua kenal dengan karakter lucunya yang lucu memiliki peran yang sangat berbeda dalam film ini. “Ketika saya selesai membaca naskah untuk produser Remosh, dia menyarankan Ramesh Ettan untuk peran ini. Saya terkejut dengan saran itu. Tapi ketika syuting dimulai, dia meninggalkan kita semua dengan kagum. Juga, saya pikir akan fantastis jika pemirsa dapat menemukan sesuatu yang baru dalam reaksi karakter ini terhadap keadaan yang muncul dalam film, karena Ramesh ettan adalah seseorang yang melakukan karakter komedi. Jadi, melihat dia bertindak dalam peran serius tidak akan memberi orang petunjuk tentang apa yang akan dia lakukan selanjutnya dalam film. Jadi, ketika saya pergi kepadanya untuk membacakan naskah, kesepakatan itu disegel di tempat,” kata Nithin tersenyum.

Ketika ditanya tentang bagaimana ide untuk naskah ini muncul, Nithin mengatakan” Saya suka bermimpi tentang cerita yang berbeda ketika saya bepergian. Demikian pula, dalam perjalanan ke Bangalore, saya mendapat ide ini untuk “No Way Out”. Saya menulis naskah dalam 5 hari, membacakannya ke produser dan memulai syuting.

Ketika berbicara tentang kesulitan yang harus dia hadapi sebagai sutradara debutan, dia mengatakan bahwa “Ini adalah cerita yang menarik secara universal, dan naskah semacam ini belum pernah dilakukan sebelumnya. Saya tidak punya referensi untuk dilihat dan ada pemikiran konstan dalam pikiran kita, apakah penonton akan menyukai cerita ini. Tapi kegembiraan saya dalam menyutradarai film membuat saya terus berjalan. Kru yang saya dapatkan sangat fantastis. Karena ini adalah film thriller bertahan hidup, ada kesulitan fisik dan mental yang harus dilalui. Tim saya membuat segalanya lebih mudah bagi saya dan mereka adalah tim terbaik untuk bekerja sama. Juga, syuting selama waktu Corona dan kendala anggaran di mana hal-hal lain yang harus saya perhatikan. ”

“Karena film ini adalah tentang keterampilan bertahan hidup protagonis, Ramesh ettan memiliki begitu banyak gerakan yang menantang secara fisik. Ada banyak elemen risiko yang ada di sana. Ada contoh di mana satu langkah yang salah bisa mengakhiri hidupnya. ”

Nithin Devidas telah mengambil pasca-kelulusan dalam Komunikasi Massa. Saat bertanya tentang hasratnya di bioskop, dia mengatakan bahwa “Menulis selalu menjadi hal favorit saya untuk dilakukan. Ini adalah gairah yang telah saya inculcating dalam diri saya selama bertahun-tahun. Saya telah menulis dan menyutradarai banyak film pendek dan iklan PSA. Jadi, saya suka datang dengan konsep yang segar dan unik dan menulis tentang hal itu. ”

Aktor lain dalam film ini adalah Raveena Nair, Basil Joseph dan Dharmajan Bolgatty.Film ini saat ini sedang menjalani fase pasca produksi, dan saat ini mereka berencana untuk merilisnya di bioskop, karena ini adalah film thriller yang unik dan kami pada dasarnya hidup di akhir zaman, jadi tidak ada waktu yang lebih baik untuk menguji batas konsumsi hiburan Anda. Bagi para petualang di antara kita, itu berarti meningkatkan ketegangan hingga maksimum, film ini akan membuat Anda benar-benar berada di tepi kursi Anda memberi Anda yang terbaik dari pengalaman teater terbaik.

Share Button
By Mila Karmilla

5 Seconds of Summer: punk atau boyband?

November 1, 2021 0

Ini adalah Kamis malam di bulan Juni dan paduan suara ejekan membanjiri teater Troxy di London timur. Sekelompok revivalis pop-punk berwajah bayi dari Australia telah meraup pendatang baru internasional terbaik di Kerrang! penghargaan, dan penonton jauh dari senang untuk sebuah band yang tampaknya telah tiba semalam.

Enam hari sebelum dan 15 mil di seluruh kota, bagaimanapun, Michael Clifford, Calum Hood, Luke Robert Hemmings dan Ashton Irwin dari 5 Seconds of Summer disambut oleh hiruk pikuk yang sangat berbeda: bagian terbaik dari 90.000 orang yang telah datang ke Stadion Wembley untuk melihat One Direction berteriak di 5SOS, yang mendukung,dengan jenis mania hanya pernah diberikan kepada boyband besar.

5 Detik Musim Panas adalah Sebuah Fenomena Busted diperbarui dengan daya tarik global dan penampilan yang lebih baik, mereka adalah langkah logis berikutnya untuk penggemar 1D yang telah memasuki remaja mereka dan menyukai sesuatu yang sedikit kurang hangat; yang ingin lagu-lagu tentang snogging di perpustakaan dan membenci kampung halaman mereka. Untungnya untuk 5SOS, penggemar semacam itu ada dalam kelimpahan: pada saat penulisan, grup ini memiliki lebih dari 3,5 juta pengikut di Twitter, 1,6 juta di Instagram, akun YouTube yang memiliki 89 juta penayangan dan 5,2 juta suka di Facebook. Single debut mereka menduduki puncak tangga lagu iTunes di 39 negara pada pre-order saja, sementara album debut self-titled mereka hanya dicegah memasuki tangga lagu Inggris di No 1 oleh semua menaklukkan penguasa internet Ed Sheeran.

Selain menjual tur utama di Australia, AS dan Inggris (pertunjukan Camden Barfly 2013 mereka terjual habis dalam 2,3 detik), mereka mendukung One Direction di tujuh pertunjukan O2 Arena bahkan sebelum mereka merilis single pertama mereka. Bahkan ada lonjakan 10% yang tak terduga dalam penjualan pakaian dalam Pakaian Amerika pria awal tahun ini, yang dikaitkan dengan penempatan produk garmen dalam lirik single penjualan juta mereka She Looks So Perfect. Mereka juga mendapat dukungan media yang tepat: pers alternatif tertarik, dengan anggukan dari Rock Sound dan, seperti yang disebutkan sebelumnya, Kerrang! George Ergatoudis, kepala musik di Radio 1 dan 1Xtra, menjadi pendukung menyusul laporan bahwa pertunjukan awal band adalah sarang histeria (“Ada sesuatu yang serius terjadi, karena para penggemar fanatik dan ada banyak dari mereka,” adalah tanggapan salah satu anggota staf BBC saat melihat mereka bermain, katanya). Jadi bagaimana mereka sampai pada titik ini?

Kisah 5SOS tampaknya cukup mudah: tiga remaja pop-punk yang mencintai dari pinggiran kota Sydney bertemu di sekolah. Hemmings (vokal / gitar) membuat akun YouTube untuk memposting versi sampul bernuansa Bieber, sebelum bergabung dengan Clifford (vokal / gitar) dan Hood (vokal / bass). Pada tanggal 3 Desember 2011, ketiganya memainkan pertunjukan pertama mereka di sebuah hotel lokal di depan 12 orang. Setelah merekrut drummer Irwin melalui pesan Facebook, mereka mulai menganggap band ini lebih serius, menulis materi mereka sendiri, bermain di seluruh Sydney, mengunggah lebih banyak sampul dan menonton basis penggemar media sosial mereka tumbuh.

Artikel ini berisi konten yang disediakan oleh Spotify. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimuat, karena mereka mungkin menggunakan cookie dan teknologi lainnya. Untuk melihat konten ini, klik ‘Izinkan dan lanjutkan’.

Apa yang terjadi selanjutnya, bagaimanapun, lebih merupakan lompatan. Setelah tur Australia dengan band AS Hot Chelle Rae, 5SOS berubah dari sekelompok remaja yang paham web dengan pengikut yang berkembang di rumah menjadi trekking di seluruh dunia untuk tinggal di London. Mereka kemudian diundang pada tur arena Take Me Home One Direction 2013, dan dalam waktu 10 minggu, band ini berubah dari memainkan tempat berukuran sedang di Adelaide ke O2 Arena berkapasitas 20.000 di London.

Menurut Nick Raphael, presiden label mereka, Capitol, kenaikan spektakuler 5SOS dengan mudah dijelaskan: manajer band kelahiran Inggris dan yang berbasis di Australia Matt Emsell memperkenalkan mereka kepada perusahaan manajemen Modest, perusahaan yang sangat kuat yang dijalankan oleh Richard Griffiths yang juga menjaga One Direction (maka, tidak mengherankan bahwa 1D telah sangat mendukung sejak hari-hari YouTube 5SOS dan memiliki kredit penulisan lagu di album band).

Itu kurang lebih semua yang kita diizinkan untuk tahu untuk saat ini. Menjadi jelas bahwa mereka yang bekerja untuk Modest disimpan lebih di bawah kunci dan kunci daripada tahanan Alcatraz. Griffiths, meskipun menjadi agen internasional pertama untuk AC / DC dan mantan presiden BMG, bahkan tidak memiliki halaman Wikipedia. Meskipun berminggu-minggu permintaan, tim dari Modest tidak akan berbicara dengan Guardian tentang pembentukan band, keuangan dan masa depan.

Pada hari Selasa 1 Juli, sekelompok penggemar 5SOS sedang menunggu di luar townhouse 20 meter dari BBC Broadcasting House, untuk mengejar band. Ini adalah awal awal untuk 5SOS, yang baru saja mengunjungi Nick Grimshaw’s Radio 1 Breakfast Show dan sekarang menghadapi pers sehari. Sopan dan relatif tidak sopan, mereka meremas ke sofa. Hemmings misterius – baik cukup pemalu atau sangat cemberut; Irwin sangat tampan dan yakin bahwa seolah-olah dia adalah pembuatan tabung reaksi Syco; Clifford, dengan rambut hijau dan gambar skate-punk, bertindak bundel bermata lebar karisma; Hood yang manis dan tampan memamerkan bisepnya dengan rompi Unknown Pleasures yang robek (T-shirt band vintage merupakan bagian integral dari gambar 5SOS: “Anda dapat memberi tahu penggemar kami dari jarak satu mil jauhnya, merekalah yang mengenakan kaos Nirvana, “kata Irwin). Di sofa… melakukan putaran pers di Inggris pada bulan Juni. Foto oleh Steve Meddle/ITV/REX

Beberapa permusuhan dari dunia rock mungkin muncul dari gambar bersih-potong mereka yang menarik dan melengking, yang tidak dapat dihilangkan oleh sejumlah T-shirt vintage. Mereka membalas dengan menegaskan bahwa mereka tidak, pada kenyataannya, tampan. “Saya benci itu ketika saya melihatnya secara online – ‘Mengapa saya ingin 5SOS ketika Anda dapat menyukai orang lain yang jauh lebih tampan?’ Ini bukan hanya tentang itu. Apakah Rolling Stones tampan?” tanya Irwin. “Yah Jagger itu, tapi sisa dudes? Mungkin tidak begitu banyak.”

Estetis dan sonik terinspirasi oleh pop punk dari awal 00-an – dari remaja, pemberontakan Jackass dari Blink 182, untuk good Charlotte licin terdengar lagu anti-segalanya, dan Busted dan kartun McFly konyol – niat 5SOS adalah untuk menghibur, bukan menginformasikan. “Kami tidak akan pernah menulis lagu Idiot Amerika,” kata Hemmings (pada kenyataannya, 5SOS memiliki daftar panjang mitra penulisan, meskipun semua bar salah satu lagu di album mereka berisi masukan dari anggota band). “Kami tidak akan menulis tentang politik. Mungkin ketika kita lebih tua. Tapi kami menulis tentang menjadi orang buangan sosial serta anak perempuan dan barang-barang. [Dia Terlihat Begitu Sempurna] tentang melarikan diri sedikit. Itu bukan tempat favorit kami, di mana kami dibesarkan …”

Berada di sebuah band di Riverstone, pinggiran kota mereka, tidak mudah, kata mereka. Irwin mengaku telah “hampir ditikam” beberapa kali. “Ini benar kekerasan,” katanya. “Yang membuat kami tetap bersama, dan itulah yang menumbuhkan ikatan kami bersama, karena ketika kami bertemu, kami menyadari bahwa kami sama. Kami tidak selalu menjadi milik.” Dan tidak ada yang lebih mungkin untuk menghasilkan loyalitas ganas di antara fanbase remaja daripada pengetahuan bahwa pahlawan mereka juga bukan milik. 5SOS membalas dengan berinteraksi dengan penggemar mereka di media sosial – band dan pendukung bersama, bersatu.

Ketika kuartet menandatangani kontrak dengan Capitol, baik label dan band mencetak hasil: label mendapat band rock siap pakai dengan fanbase setia, dan band pada gilirannya harus bekerja pada album dengan pahlawan pop-punk mereka (di antara produser di album mereka adalah Madden bersaudara dari Good Charlotte, Jake Sinclair,yang telah bekerja dengan Fall Out Boy dan Pink, John Feldmann, yang nomor All Time Low di antara kreditnya, dan McFly dan Busted produser Steve Robson).

Para penggemar wanita di luar Radio 1 – yang sangat marah ketika kata boyband dibesarkan (“Not. A. Boy. Band, “kata seseorang, dengan kesungguhan yang menakutkan) – mengatakan bahwa melalui 5SOS mereka tidak hanya bertemu teman-teman baik, tetapi juga mengambil instrumen dan membentuk band.

Dengan kombinasi karisma remaja mereka yang canggung, pengalaman tim One Direction, keyakinan Radio 1 bahwa rock akan kembali dan berkurangnya popularitas boyband yang dihasilkan X Factor, 5SOS bisa menjadi cetak biru untuk generasi berikutnya dari kisah sukses industri musik. Untuk label yang lelah dengan format reality TV, YouTube adalah kumpulan baru untuk bakat yang mudah dipersiapkan, dan 5SOS adalah masa depan: kelompok paham media sosial yang mengisyaratkan pemberontakan tetapi membuat kampanye viral mereka sendiri.

Mungkin itu bukan cerita yang paling mempesona, atau mungkin bahkan yang paling kredibel, tetapi sebagai Kerrang! Editor James McMahon mengatakan: “Saya yakin bahwa ketika mereka berkeliling di belakang unicorn, mereka tidak akan berpikir: ‘Saya berharap kita telah mengambil rute punk menuju kesuksesan.'”

Share Button
By Mila Karmilla

Daftar 10 Band Punk Indonesia Terbaik dan Terpopuler

November 1, 2021 0

Band punk Indonesia terbaik – Genre punk menjadi salah satu genre musik yang kian diminati. Meski mungkin tidak sekomersil pop atau rock, namun di Indonesia banyak ditemui band band punk indie yang cukup populer. Banyak band punk Indonesia yang eksis dimana mereka banyak mengambil inspirasi dari band punk terbaik barat. Band band punk rock Indonesia juga banyak menghasilkan lagu lagu punk Indonesia terbaik dan terpopuler saat ini.

Di industri musik dunia, musik punk mulai dikenal di era 70an lewat eksistensi band punk barat legendaris seperti The Clash atau Ramones. Genre ini kian berkembang di tahun 90an terutama berkat band band seperti Green Day atau Blink-182 dan kian berkembang di era modern. Di Indonesia, perkembangan musik punk memang tidak terlalu lama. Musik jenis ini mungkin baru mulai populer pada era milenium.

Awal perkembangan musik punk Indonesia pun bisa dibilang sebatas fashion dan lifestyle. Ya, punk sempat menjadi gaya hidup bagi kebanyakan pemuda, lewat dandanan eksentrik dan gaya rambut khas. Punk rock jalanan memang sempat menjadi tren yang banyak diikuti. Seiring dengan populernya punk, mulai bermunculan grup band beraliran punk yang eksis di kancah musik dalam negeri. Aliran punk biasa dikombinasikan dengan jenis musik lain, sebut saja seperti pop punk, punk rock dan skatepunk.

Terdapat sejumlah grup band pop punk Indonesia yang populer. Beberapa di antaranya mampu menembus kancah musik Indonesia, sedangkan beberapa tetap bertahan dengan prinsip musik indie. Yang pasti band band punk Indonesia tersebut tetap konsisten menghasilkan album dan single lagu beraliran punk yang bagus dan enak didengar. Berikut akan kami tampilkan list 10 band punk rock Indonesia terbaik sepanjang masa selengkapnya.

10 Band Punk Indonesia Terbaik1. Superman Is Dead

Genre : Punk rock, hardcore punk, skatepunkAsal : BaliTahun debut : 1995Personil : Bobby Kool, Eka Rock, JerinxLagu lagu hits : Kuat Kita Bersinar, Kuta Rock City, Punk Hari Ini, Lady Rose2. Marjinal

Genre : Skatepunk, pop punk, punk metalAsal : JakartaTahun debut : 1997Personil : Romi Jahat, Mike, Bob, StevenLagu lagu hits : Marsinah, Perang, Siap Jendral, Tak Peduli3. Endank Soekamti

Genre : Pop punkAsal : YogyakartaTahun debut : 2001Personil : Erix, Dory, AriLagu lagu hits : Sampai Jumpa, Semoga Kau di Neraka, Ojo Nesu, Sssttt… 4. Pee Wee Gaskins

Genre : Pop punk, melodic punkAsal : JakartaTahun debut : 2007Personil : Dochi Sadega, Sansan, Ayi Pramahardhika, Omo Satiri, Aldy PrasetyaLagu lagu hits : Berdiri Terinjak, Sebuah Rahasia, Detik Tak Bergerak, Hadapi Dunia5. Rocket Rockers

Genre : Pop punk, punk rockAsal : BandungTahun debut : 1998Personil : Ucay, Aska, Bisma, DoniLagu lagu hits : Ingin Hilang Ingatan, Bangkit, Better Season, Hari Untukmu6. Rosemary

Genre : SkatepunkAsal : BandungTahun debut : 1997Personil : Indra Gatot, Iink Mary, Fajar Juliandri, Denny HsuLagu lagu hits : Punk Rock Show, We Are Skatepunkers, Heroes, Miracle7. Closehead

Genre : Pop punk, melodic punkAsal : BandungTahun debut : 1997Personil : Herdy, Matien, Ijan, HuseinLagu lagu hits : Berakhir dengan Senyuman, Reflection, Berdiri Teman, Masa Lalu8. Tcukimay

Genre : Thrashpunk, punk rockAsal : BandungTahun debut : 1999Personil : Lookass, Cuky, Ndih Slayer, IkissLagu lagu hits : Diktator, Murka, Intro, Forgive Me God9. Decay

Genre : Punk rock, skatepunkAsal : BandungTahun debut : 1996Personil : Din, Bonanoz, Essa, Ginasty, D Idot, BeuteungLagu lagu hits : Do the Fight, Sampah Dunia Ketiga, Satu Visi Seribu Misi, Laknat10. Sosial Sosial

Genre : Pop punk, skatepunkAsal : JakartaTahun debut : 2001Lagu lagu hits : Punk Punk, Penghianat, Darah Juang, Buktikan

Itulah info musik mengenai list 10 band punk Indonesia terbaik yang paling populer. Sejumlah band band punk seperti Superman Is Dead atau Pee Wee Gaskins pun mampu populer hingga kerap menghiasi layar kaca. Lagu lagu band tersebut pun banyak digemari dan menjadi hits di kalangan pecinta musik punk. Kita nantikan saja lagu lagu punk Indonesia terbaru yang akan mereka hasilkan berikutnya.

Share Button
By Mila Karmilla