9 Band Jadul Indonesia yang Sebaiknya Jangan Kamu Lupakan

October 31, 2021 0 By Mila Karmilla

Musik Indonesia udah keren dari dulu, terlebih band-bandnya yang lebih “menantang” daripada anak band masa kini. Tatkala pada zaman sekarang anak muda Indonesia lebih senang mantengin layar smartphone daripada main musik, MBDC jadi merindukan kehadiran band-band lokal yang musiknya bikin makin cinta sama negara ini. Untuk memugar ingatan kamu, berikut band-band Indonesia jadul yang sebaiknya gak boleh kamu lupakan. Sebagian besar terbentuk di era 60an dan 70an:1. AKA

{source name=“AKA” url=“katakelana.wordpress.com”} Gondrong kribo bersaudara

Usaha milik ayah si vokalis, Ucok Harahap, yang bernama Apotik Kali Asin jadi inspirasi untuk nama band yang terbentuk pada 1967 ini. Kapan lagi kamu bisa nemuin band yang namanya berasal dari apotik? Cuma AKA, band eksentrik favoritnya MBDC. Pas masih aktif dulu, Ucok sering melakukan aksi-aksi berbahaya kayak digantung, ditusuk pedang, dimasukin ke peti mati, dll. Pada akhirnya sang frontman punya proyek lain dan doi pun ditinggalkan oleh rekan-rekannya, Soenata Tanjung, Arthur Kaunang, dan Syech Abidin.

Track Wajib:2. Dara Puspita

{source name=“Dara Puspita” url=“nadatjerita.wordpress.com”} Cewek-cewek rocker

Zaman sekarang di Indonesia udah gak ada lagi ya cewek-cewek pada ngeband? Circa 60an Surabaya menghasilkan Dara Puspita yang kekerenannya abadi sampai sekarang. Jauhkan kata ‘menye-menye’ dari mereka. Pada 1968 Titiek AR, Lies Soetisnowati, Susy Nander, Titik Hamzah melangsungkan tur Eropa, di mana bermain di lebih 250 panggung di 70 kota selama sekitar tiga tahun.

Track Wajib:3. Giant Step

{source name=“Giant Step” url=“selalungupdate.blogspot.com”} Langkah besar

Proyek musik kedua Benny Soebardja setelah Sharkmove ini tercatat sebagai salah satu pionir yang mengibarkan bendera prog-rock di Indonesia, aliran yang pada waktu itu gak populer jika dibandingkan dengan musik yang diusung Led Zeppelin, the Rolling Stones, dan Deep Purple. Band-band yang disebut terakhir ini lagunya sering dibawakan oleh grup musik Indonesia lain, hal yang anti bagi Giant Step. Walau sering berganti formasi, Giant Step tetap berada di bawah kendali Benny hingga hiatus sejak 1985.

Track Wajib:4. Superkid

{source name=“Superkid” url=“gwmusic.wordpress.com”} Anak super

Sedikit berbeda dengan grup musik biasanya, trio super ini dibentuk oleh wartawan musik Aktuil, Denny Sabri, yang kemudian bertindak sebagai manajernya. Tahun 1976-1977 tercatat sebagai masa emas Deddy Stanzah, Deddy Dores, dan Jelly Tobing. Dalam sebulan mereka bisa manggung ampe 20 kali di berbagai kota. Deddy Dores dikenal dengan aksinya menghancurkan gitar di akhir pentas, Jelly ngancurin stik dan drumnya, sementara kharisma Deddy Stanzah seperti gak ada lawannya saat itu. Sayang seribu sayang, seperti layaknya umur supergrup lain, keberlangsungan Superkid pun gak bertahan lama.

Track Wajib:5. The Tielman Brothers

{source name=“The Tielman Brothers” url=“www.rockmagz.com”} Band pionir atraksi

Inilah band Indonesia pertama yang mencicipi pentas internasional jauh sebelum ada istilah go international. The Tielman Brothers merupakan pionir musik rock and roll di Belanda, udah wara-wiri di Eropa sejak 50an, dan garis depan band-band beraliran Indorock pada masa itu. Aksi panggungnya yang penuh atraksi jadi pembicaraan hingga kini. Singkat kata, sebelum the Rolling Stones atau the Beatles terkenal, grup yang terbentuk di Surabaya udah lebih dulu nyicipin Benua Biru. Asik ya.

Track Wajib:6. The Rollies

{source name=“The Rollies” url=“gwmusic.wordpress.com”} Yang baru

Lagi-lagi Deddy Stanzah. Rockstar sejati ini yang bikin the Rollies karena jenis rambut empat personil awal (bersama Iwan Krisnawan, Tengku Zulian Iskandar, Delly Joko Arifin) yang keriting dan lurus. Pada akhirnya grup yang mainin jazz rock ini nambahin vokalis Gito, pemain trombon Benny Likumahuwa, dan pemain trumpet Didit Maruto ke dalam formasinya. The Rollies yang terbentuk di Bandung pada 1967 bertahan selama 23 tahun sebelum bubar pada 1990. Dalam kurun waktu itu mereka dikenal berkat kepiawaian mereka di atas panggung, bahkan sempat mencicipi Singapura dan Bangkok. The Rollies kurang bisa berbicara banyak lewat album karena saat itu band-band pop sedang berkibar. Tapi hal tersebut gak menyurutkan seorang Gito untuk menjadi seorang bintang dan akhirnya memimpin the Rollies setelah kepergian Deddy Stanzah.

Track Wajib:7. Panbers

{source name=“Panjaitan Bersaudara” url=“dennysakrie63.wordpress.com”} Sedarah

Bisa dibilang Panjaitan Bersaudar adalah pembuka jalan bagi band-band Indonesia lain di awal 1970. Koes Plus emang udah eksis sebelumnya, tapi waktu itu musik Indonesia masih didominasi oleh penyanyi solo. Bersama Koes Plus, mereka berdua mengusung musik pop bertema cinta yang emang mudah dicerna oleh banyak kalangan. Walau begitu Hans, Benny, Doan, dan Asido sempat menghasilkan lagu dengan nuansa psikedelia seperti ini:8. God Bless

{source name=”God Bless” url=”dennysakrie63.wordpress.com”} Band awetYang hebat dari God Bless adalah ketika band seumurannya udah menghilang entah ke mana (dan berhadapan dengan kematian), namun unit yang terbentuk pada 1973 masih awet sampai sekarang walau udah gak menelurkan album lagi (terakhir pada 2009). Membuka konser Deep Purple dua tahun setelah mereka berdiri turut mengantarkan nama God Bless ke jajaran teratas blantika musik Indonesia. Jika bicara genre rock lokal, jangan pernah lupakan mereka. Lagu Wajib:9. Koes Plus

{source name=”Koes bersaudara” url=”dennysakrie63.wordpress.com”} Seiman dalam musikBand kesayangan seluruh rakyat Indonesia (lebay ya tapi bisa jadi iya). Grup yang berawal dari Koes Bersaudara (jadi Plus setelah bergabungnya drummer Murry) ini bisa dibilang pelopor rock and roll di Indonesia. Dunia punya the Beatles, Indonesia punya Koes Plus.Lagu Wajib:Gak ada. Lagunya banyak banget yang bagus-bagus dan mudah melekat di sanubari terdalam. Tapi MBDC milih “Kelelawar”.

Ada band Indonesia lama favorit kamu yang belom disebutin? Jangan malu, jangan ragu. Langsung aja melipir ke kolom komentar ya.

Share Button